Kamis, 30 Mei 2013

..Perasaan terbakar yang meninju tenggorokan,hasrat lapar diperut,otot-otot yang menegang,dan liur yang menetes deras. Semua normal,biasanya mudah diatasi.Tapi sekarang,saat mengawasi Jasper,jadi lebih sulit.Godaannya dua kali lipat.Rasa haus ganda,bukan cuma dahagaku.Jasper membiarkan imajinasinya berkeliaran.Dia menggambarkanya sangat jelas__membayangkan dirinya bangkit dari samping Alice dan berdiri disamping gadis itu.Mencondongkan badannya seakan membisikkan sesuatu,lalu membiarkan bibirnya menyentuh lengkung tenggorokkannya.Membayangkan denyut nadi yang mengalir di balik kulit tipis itu terasa hangat dibibirnya.                                                                                                                           Aku menendang kursinya.Dia terkejut dan menatapku sebentar,kemudian tertunduk.Aku mendengar perasaan malu dan peperangan dikepalanya."sorry".gerutu Jasper...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar