..Ini aku tidak menoleh.Alice dan aku cukup mahir berbincang seperti ini.Jarang ada yang nemergoki.Mataku masih tetap memandangi rekahan itu. Bagaimana,apa dia masih bertahan?Tanya Alice padaku.Aku sedikit merengut,hanya perubahan kecil di sudut bibir,tidak ada artinya bagi yang lain.Mungkin dianggap expresi jemu. Alice langsung siaga.Kulihat pikirannya mengawasi Jasper lewat pengelihatannya. Apa ada bahaya?dia mencoba membaca lagi,sekilas kedepan,mencoba mencari tau sumber kegusaranku.Aku menoleh sedikit ke kiri,seakan sedang meperhatikan deretan bata di dinding,mendengus pelan,dan kembali ke kanan,pada celah di pojok.Hanya Alice yang tahu aku sedang menggeleng. Dia kembali tenang.Beritahu aku jika kondisinya memburuk.Hanya mataku yang bergerak,keatas ke langit-langit,dan kembali ke bawah. Terimakasih sudah mengawasinya...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar